Dahulu kala, langit dan laut saling jatuh cinta. Mereka sama2 saling
menyukai 1 sama lain. Saking sukanya laut terhadap langit, warna laut =
langit, saking sukanya langit terhadap laut, warna langit = laut.
Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali membisikkan “aku
cinta padamu” ke telinga langit. Setiap langit mendengar bisikan penuh
cinta laut pun, langit tidak menjawab apa2 hanya tersipu2 malu wajahnya
semburat kemerahan.
Suatu hari, datang awan… begitu melihat kecantikan si langit, awan
seketika itu juga jatuh hati terhadap langit. Tentu saja langit hanya
mencintai laut, setiap hari hanya melihat laut saja. Awan sedih tapi tak
putus asa, mencari cara dan akhirnya menemukan akal bulus.
Awan mengembangkan dirinya sebesar mungkin dan menyusup ke tengah2
langit dan laut, menghalangi pandangan langit dan laut terhadap 1 sama
lain.
Laut merasa marah karena tidak bisa melihat langit, sehingga dengan
gelombangnya, laut berusaha menyibak awan yang mengganggu pandangannya.
Tapi tentu saja tidak berhasil.
Lalu datanglah angin, yang sejak dulu mengetahui hubungan laut dan
langit merasa harus membantu mereka menyingkirkan awan yang mengganggu.
Dengan tiupan keras dan kuat, angin meniup awan … Awan terbagi2
menjadi banyak bagian, sehingga tidak bisa lagi melihat langit dengan
jelas, tidak bisa lagi berusaha mengungkapkan perasaan terhadap langit.
Sehingga ketika merasa tersiksa dengan perasaan cinta terhadap
langit, awan menangis sedih. Hingga sekarang, kasih antara langit dan
laut tidak terpisahkan.
Kamu juga bisa melihat di mana mereka menjalin kasih. Setiap ke laut,
di mana ada 1 garis antara laut dan langit, di situlah mereka sedang
bersatu.
To : My Beloved Husband ( aku “lagit” dan engkau ”laut”, jangan pernah biarkan “awan” mengganggu cinta kita…)
COPAS ( https://aisyah0107.wordpress.com/ )
Kamis, 27 Agustus 2015
Minggu, 16 Agustus 2015
JALAN SANTAI HUT RI 70
Tak seperti biasanya, hari minggu pagi ini saya dan tetangga kosan
beramai-ramai menuju jalan depan kosan, Yupzz pagi ini kami jadi peserta
jalan santai tingkat RW dari Rt 01 - 14 untuk menyambut hari kemerdekaan
RI ke 70. Pukul 06 pagi peserta kumpul di area start untuk mengambil
nomor peserta yang nantinya dijadikan nomor undian, berpakaian baju
olahraga peserta dengan antusiasnya mengikuti acara, jalan santai
dimulai jam 07 pagi start di mulai dari Jl Pramukasari 01 - Jl. Percetakan Negara - Jl. Pramukasari 03 sampai balik lagi ke
tempat awal start. Sekitar satu jam lebih kami mengikuti jalan santai
yang diadakan ketua RW dan warga sekitarnya. 15 hadiah hiburan dan 3
hadiah utama yaitu uang dan berupa piala. Namun sayangnya hadiah utama
tidak bisa diambil pagi itu juga seperti hadiah hiburan lainnya namun
bisa diambil nanti dimalam puncak acara tanggal 22 Agustus nanti
dipanggung kreasi seni anak yang diadakan warga setempat. Bermodalkan
nomor undian 227 saya berharap bisa dapet hadiah utama namun sayangnya
saya belum beruntung hehe.. Mungkim tahun depan bisa. Sekitar 500 peserta dan beberapa panitia mengikuti jalan santai ini dengan lancar dan tertib, Alhamdulillah..
Semoga saja tahun depan bisa diadakan jalan santai kembali, untuk menyambung tali persaudaraan, dan tentunya tak hanya didekat kosanku saja dongg,, saya berharap acara ini bisa di ikuti oleh warga lainnya karena yang acaranya positif baik untuk keluarga, tak hanya orang dewasa saja namun juga anak-anak kecil dimulai dari yang bayi umur berapa bulan menggunakan kereta dorong dan juga kakek nenek. Jalan santai ini baru pertama kali diadakannya ditempat deket kosan, tahun sebelumnya tidak mengadakan jadi pesertanya begitu semangat dan tahun berikutnya semoga tambah semangat ya...
Alhamdulillah,, :)
Semoga saja tahun depan bisa diadakan jalan santai kembali, untuk menyambung tali persaudaraan, dan tentunya tak hanya didekat kosanku saja dongg,, saya berharap acara ini bisa di ikuti oleh warga lainnya karena yang acaranya positif baik untuk keluarga, tak hanya orang dewasa saja namun juga anak-anak kecil dimulai dari yang bayi umur berapa bulan menggunakan kereta dorong dan juga kakek nenek. Jalan santai ini baru pertama kali diadakannya ditempat deket kosan, tahun sebelumnya tidak mengadakan jadi pesertanya begitu semangat dan tahun berikutnya semoga tambah semangat ya...
Alhamdulillah,, :)
Sabtu, 08 Agustus 2015
Buah Unik, Buah Jerpaya, Jeruk Pepaya ( Citrus medica var. proper L. )
Dilihat dari namanya sudah bikin bertanya-tanya.. lho kok jeruk pepaya sihh..?? maksudnya apa?? kalo jeruk ya jeruk.. kalo pepaya ya pepaya.. lha ini jeruk pepaya..?? Oke dari pada teman-teman blogger bertanya-tanya apasih buah jerpaya itu..?? ini dia jawabannya.. Satu lagi kebesaran Allah SWT atas segala ciptaannya dimuka bumi, ada buah bentuknya seperti pepaya tetapi isinya adalah Jeruk. Jerpaya singkatan dari Jeruk berbuah pepaya. Tanaman ini memiliki tinggi sekitar 1,5 meter tetapi uniknya adalah daunnya berbentuk daun jeruk tetapi buahnya seperti buah pepaya tapi berkulit jeruk. Daging buahnya berwarna putih, kulitnya berwarna kuning, seperti pada umumnya buah jeruk, buah jerpaya ini juga memiliki biji yang sama dengan buah jeruk lainnya. Rasanya juga seperti jeruk. Konon, buah ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Bila kulit luar dikupas, dagingnya terlihat putih padat kayak buah pepaya. Tapi ketika dibelah dalamnya berisi buah jeruk yang sudah dikupas. Tanaman ini bisa hidup di daerah panas atau di daerah dingin. Buah jerpaya ini bisa memiliki berat hingga 5 – 6 kg/buah.
Inilah yang menjadi keunikan Jerpaya, dari daun, kulit, sampai biji enak
dimakan, tidak pahit atau getir dan tidak asam. Konon selain buahnya yang unik, ternyata buah ini banyak manfaatnya lho.. diantaranya :
1. Khasiat Daun
Daun jerpaya dapat dimakan langsung, biasanya terasa seperti permen menthol atau rasa jeruk, rasa jahe, rasa kemangi dll. Cukup baik untuk orang yang sakit tenggorokan, batuk, asma, paru-paru dll.
2. Khasiat Bunga
Bunga jerpaya yang tidak jadi buah, sebaiknya dipetik untuk dikonsumsi langsung, akan mengurangi rasa haus dan lapar dan manfaat lainnya juga.
3. Khasiat Kulit Buah
2. Khasiat Bunga
Bunga jerpaya yang tidak jadi buah, sebaiknya dipetik untuk dikonsumsi langsung, akan mengurangi rasa haus dan lapar dan manfaat lainnya juga.
3. Khasiat Kulit Buah
Apabila mengupas buah, maka kulit jerpaya jangan dibuang, karena dapat juga dimakan langsung serta berkhasiat obat.
4. Khasiat Daging Buah
Kalau daging buah kita potong kecil-kecil kotak, kemudian dimakan oleh banyak orang bersama-sama, maka rasa buah Jerpaya ini bisa beraneka rasa, walaupun rasa pepaya lebih menonjol akan tetapi rasa yang lain bisa juga terjadi seperti rasa apel, rasa mangga, rasa melon, rasa jambu, rasa bengkoang dll.
4. Khasiat Daging Buah
Kalau daging buah kita potong kecil-kecil kotak, kemudian dimakan oleh banyak orang bersama-sama, maka rasa buah Jerpaya ini bisa beraneka rasa, walaupun rasa pepaya lebih menonjol akan tetapi rasa yang lain bisa juga terjadi seperti rasa apel, rasa mangga, rasa melon, rasa jambu, rasa bengkoang dll.
5. Khasiat Biji Buah
Selain untuk ditanam kembali sebagai bibit, biji Jerpaya banyak manfaat juga lho untuk menghambat penyakit dalam seperti kanker dan tumor.
Selain untuk ditanam kembali sebagai bibit, biji Jerpaya banyak manfaat juga lho untuk menghambat penyakit dalam seperti kanker dan tumor.
Nahh teman blogger tentunya sudah tau dong uniknya dari buah jerpaya itu apa saja, selain berkhasiat untuk obat, bentuk buah yang unik, buah ini juga memiliki aneraka rasa buah, kalau teman penasaran ayokk cobain saja langsung dan buktikan sensasi dari rasa buah yang bervariasi..
Buah ini saya dapat dari kebun Abah saya yang ditanam dibelakang tempat kerjanya, kalo teman mau nyobain bisa langsung minta ke saya saja yahh hehehe dijamin gratis dehh untuk kalian.. oia tentunya kalau mau minta jika pohonnya sudah berbuah dong.. :)
Sekian cerita singkat dari saya, besok semoga bisa dilanjut lagi dengan pengalaman yang unik-unik lainnya dong tentunya.. :)
Reff : http://www.plantamor.com/index.php?plant=1498
Rabu, 08 Juli 2015
ESENSI I'TIKAF
AQL Islamic Center – I’tikaf artinya adalah berdiam diri di dalam
Masjid. Rasulullah melakukannya di 10 hari terakhir Ramadhan. Hal ini
ditujukan untuk mendekatkakn diri kepada Allah dengan shalat, dzikir,
doa, dalam rangka menjemput lailatul qadar. Jika hanya kongkow atau
ngobrol, walaupun di dalam Masjid, tidak bisa dikatakan i’tikaf.
Ada ketentuan i’tikaf bagi laki-laki dan perempuan. Untuk kaum Adam, dianjurkan untuk beri’tikaf di dalam Masjid dimana Masjid tersebut biasa digunakan untuk shalat berjama’ah. Karena sebagian besar ulama mengatakan bahwa laki-laki wajib untuk shalat berjama’ah di Masjid. Sedangkan untuk kaum Hawa boleh beri’tikaf di Masjid mana saja dengan kondisi mendapat izin dari suaminya.
Hal lainnya yang harus diperhatikan dalam beri’tikaf adalah niat. Untuk beri’tikaf wajib untuk berniat, jika tidak adanya niat maka tidak bisa dikatakan i’tikaf. Hal ini mengacu pada hadits arba’in an-Nawawi yang pertama tentang pentingnya niat. Karena sesungguhnya amalan kita tergantung kepada niatnya.
Yang kedua tidak keluar masuk Masjid kecuali untuk urusan yang syar’i. Tidak tersedianya makanan untuk sahur misalnya, itupun dianjurkan untuk pergi ke tempat terdekat untuk membeli makanan. Atau jika tidak ada toilet, maka boleh pergi ke luar untuk buang hajat. Bahkan Rasulullah hanya melongokkan kepalanya dari jendela Masjidil Haram untuk disisirkan rambutnya oleh Aisyah.
Yang ketiga, tidak dalam keadaan haid atau nifas. Semoga kita menjadi orang-orang yang Allah mudahkan dalam menjalankan sunnah Rasululluh, sehingga mendapatkan lailatul qadar dimana penghulu malaikat beserta malaikat lainnya turun ke bumi dengan izin Allah. Wallahualam…
Sumber: khutbah tarawih AQLIC-ustadz Iswahyudi
http://aqlislamiccenter.com/2015/07/08/esensi-itikaf/
Ada ketentuan i’tikaf bagi laki-laki dan perempuan. Untuk kaum Adam, dianjurkan untuk beri’tikaf di dalam Masjid dimana Masjid tersebut biasa digunakan untuk shalat berjama’ah. Karena sebagian besar ulama mengatakan bahwa laki-laki wajib untuk shalat berjama’ah di Masjid. Sedangkan untuk kaum Hawa boleh beri’tikaf di Masjid mana saja dengan kondisi mendapat izin dari suaminya.
Hal lainnya yang harus diperhatikan dalam beri’tikaf adalah niat. Untuk beri’tikaf wajib untuk berniat, jika tidak adanya niat maka tidak bisa dikatakan i’tikaf. Hal ini mengacu pada hadits arba’in an-Nawawi yang pertama tentang pentingnya niat. Karena sesungguhnya amalan kita tergantung kepada niatnya.
Yang kedua tidak keluar masuk Masjid kecuali untuk urusan yang syar’i. Tidak tersedianya makanan untuk sahur misalnya, itupun dianjurkan untuk pergi ke tempat terdekat untuk membeli makanan. Atau jika tidak ada toilet, maka boleh pergi ke luar untuk buang hajat. Bahkan Rasulullah hanya melongokkan kepalanya dari jendela Masjidil Haram untuk disisirkan rambutnya oleh Aisyah.
Yang ketiga, tidak dalam keadaan haid atau nifas. Semoga kita menjadi orang-orang yang Allah mudahkan dalam menjalankan sunnah Rasululluh, sehingga mendapatkan lailatul qadar dimana penghulu malaikat beserta malaikat lainnya turun ke bumi dengan izin Allah. Wallahualam…
Sumber: khutbah tarawih AQLIC-ustadz Iswahyudi
http://aqlislamiccenter.com/2015/07/08/esensi-itikaf/
Jumat, 05 Juni 2015
Tabligh Akbar : Sambut Ramadhan Kokohkan Keluarga Indonesia dengan Al-Qur’an
"Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka GENERASI YANG LEMAH,….”
(Q.S. An Nisa’ [4]:9)
Sungguh kita tak rela membiarkan bangsa ini terpuruk karena gagal
mendidik generasi masa depan. Karena itu Mari kita sambut Ramadhan
dengan mengajak segenap anggota keluarga kembali kepada Al-Qur’an. Sebab
Al-Qur’an adalah solusi Sepanjang Zaman
Hadirilah Tabligh Akbar Sambut Ramadhan “Kokohkan Keluarga Indonesia dengan Al-Qur’an”
Pembicara :
– Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc.
– Ust. Bachtiar Nasir, Lc.
– Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si. (Menteri Sosial RI)
– Oki Setiana Dewi
Turut Menampilkan : Hilya Hafiz Cilik
Hari/Tanggal : Selasa, 2 Juni 2015
Waktu : 08.00 sd. 12.00 WIB
Tempat : Masjid Istiqlal Jl. Taman Wijaya Kusuma, DKI Jakarta 10710
Door Prize : Ibadah Umroh untuk 3 Orang
(Undian hanya berlaku bagi peserta yang hadir pada saat pengumuman pemenang)
Umroh dipersembahkan oleh NRA Tour & Travel Group
Acara ini GRATIS, Terbuka untuk Umum & Untuk Semua Usia, Ajak
seluruh anggota keluarga sambut Ramadhan bersama dan dapatkan 1000
Al-Qur’an untuk 1000 Pendatang Pertama
Ar-Rahman Qur’anic Learning Center (AQL) &
Kokoh Keluarga Indonesia (KKI)
Masjid Istiqlal, Jl. Taman Wijaya Kusuma, Sawah Besar, DKI Jakarta 10710, Indonesia
2 Juni 2015 jam 7 pagi kemarin saya dan temen saya Duwa serta adeknya, pergi ke Masjid Istiqlal untuk mengikuti Tabligh Akbar yang salah satu pembicaranya Ustadzah Oki Setiana Dewi, jam setengah 8 pagi kami sampai disana subhanallah sekitar 15.000 jamaah dari lantai dasar sampai lantai 5 terisi, acara dimulai jam 8 dari pembukaan dan disusul dengan para pembicara utama Pimp. AQL Islamic Center Ust. Bachtiar Nasir, Tokoh Zakat Nasional Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin MS, dan Direktur Pemberdayaan Keluarga & Kelembagaan Sosial Kemensos Drs. Hasbullah. Ikut mendukung acara Artis Muslimah Oki Setiana Dewi, Direktur Kokoh Keluarga Indonesia (KKI) Ust. Bendri Jaisurrahman, dan Tahfizh & Tafsir Internasional Ust. Deden M. Makhyaruddin., dan jam 10 pagi gilirannya aktivis Muslimah Oki Setiana Dewi mengungkapkan, sosok Ibu berperan penting untuk menjadikan seorang anak agar memiliki akhlak yang baik.Sebenarnya dia belum berpengalaman banget tentang menjadi seorang Ibu karena dia baru saja menjadi ibu beberapa bulan ini, Ustadzah Maryam begitulah dia kalo memanggil anaknya yang baru berusia 6 bulan, harapan ia kelak anaknya bisa menjadi pencerah bagi orang lain, menjadi daiyah yang bisa menyampaikan ayat Allah kepada orang lain walaupun hanya seayat saja.
“Sebagus apapun bibitnya maka akan menghasilkan buah yang baik,“ ujar Oki.
Menurutnya, pada zaman ini banyak perzinaan yang dilakukan oleh anak-anak muda, mereka beranggapan hal tersebut biasa- biasa saja. Banyak anak muda yang tidak mengerti dan tidak mengagungkan pernikahan, sehingga dampaknya banyak dari mereka yang tidak menikah tapi satu rumah.
“Pemahaman agama yang kurang menjadikan anak-anak tidak mengagungkan pernikahan, sehingga terbesit pada mereka, ’toh akhirnya nanti kita menikah, toh nanti kita juga sama sama’, sehingga banyak yang tidak menikah tapi tinggal satu rumah,“ ungkapnya.
Oki menuturkan, pernikahan yang baik harus dilandasi cinta kasih kepada Allah dan memiliki tanggung jawab tentang pentingnya pernikahan berlandaskan Islam.
“Menikah itu harus lillah karena Allah, menikah bukan hanya perkara disayang-sayang, tapi lebih ke tanggung jawab,“ tambahnya.
Ia menambahkan, Rasulullah memang menyuruh agar kita mengungkapkan perasaan cinta kepada saudara kita sesama Muslim. Tapi, jelas Oki, itu bukan antara laki-laki dengan perempuan.
Uhibbuki fillah itu dalam konteks saling menyayangi sesama saudara seiman antara laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan.
“Al-Qur’an bukan berkata ‘jangan berzina’, tapi jangan dekati zina. Redaksi ini merupakan satu bentuk penekanan, betapa keras Islam melarang umatnya berzina. Dalam surat An-Nur 30-31, dikatakan pada laki-laki beriman dan perempuan beriman agar mereka menjaga pandangan, serta menjaga kemaluan,“ tutupnya.
Al Qur’an sebagai manual life (panduan hidup) merupakan solusi besar bagi masyarakat dalam mengokohkan kembali lembaga keluarga Indonesia, yang sedang menghadapi ancaman serius dari berbagai penyakit sosial, terutama narkoba dan pornografi. Oleh karena itu, para tokoh masyarakat dan agama, yang dibantu peran media massa, harus mampu mengokohkan kembali lembaga keluarga, agar kita bisa kembali membangun masyarakat yang sehat lahir dan bathin, lewat pembangunan spiritual dan kurikulum pendidikan yang berbasis agama.
Begitulah paparan dari pembicara, disini saya hanya memaparkan satu pembicara saja Ustadzah Oki :) selesai acara shalat dhuhur berjama'ah dan selesai shalat kami bertiga main dihalaman Masjid Istiqlal, setengah tiga sore kami mengunjungi wisata kuliner depan Masjid, setelah itu pulang dehh :) :) :)
Rabu, 20 Mei 2015
Assalamualaikum Beijing
Lyrik Lagu Assalamualaikum Beijing Oleh Asma Nadia
Assalamualaikum kekasih hati..
Assalamualaikum pendamping diri..
Tak pernah ku bayangkan,
kau tawarkan genggaman mengobati luka di jiwa.
Assalamualaikum pendamping diri..
Tak pernah ku bayangkan,
kau tawarkan genggaman mengobati luka di jiwa.
Assalamualaikum cinta sejati..
Assalamualaikum penghias mimpi..
Dari negeri yang jauh, menelusuri waktu.
Kau datang penuhi takdirku.
Assalamualaikum penghias mimpi..
Dari negeri yang jauh, menelusuri waktu.
Kau datang penuhi takdirku.
Kasih tak pernah menyerah..
Walau ujian datang menyapa.
Cinta.. yang dulu timbulkan luka.
Kini purna berganti cahaya.
Walau ujian datang menyapa.
Cinta.. yang dulu timbulkan luka.
Kini purna berganti cahaya.
Kasih tak pernah menyerah..
Walau ujian datang menyapa..
Cinta yang dulu timbulkan luka,
kini purna berganti cahaya..
Walau ujian datang menyapa..
Cinta yang dulu timbulkan luka,
kini purna berganti cahaya..
Assalamualaikum cinta sejati..
Assalamualaikum penghias mimpi..
Dari negeri yang jauh, menelusuri waktu.
Kau datang penuhi takdirku.
Assalamualaikum penghias mimpi..
Dari negeri yang jauh, menelusuri waktu.
Kau datang penuhi takdirku.
Kasih tak pernah menyerah..
Walau ujian datang menyapa.
Cinta.. yang dulu timbulkan luka.
Kini purna berganti cahaya.
Walau ujian datang menyapa.
Cinta.. yang dulu timbulkan luka.
Kini purna berganti cahaya.
Kasih tak pernah menyerah..
Walau ujian datang menyapa..
Cinta yang dulu timbulkan luka,
kini purna berganti cahaya..
Walau ujian datang menyapa..
Cinta yang dulu timbulkan luka,
kini purna berganti cahaya..
Assalamualaikum beijing..
Senin, 06 April 2015
Perjalanan ke Danau Beko
Jumat - minggu, 3 - 5 April 3015
Seperti momen biasanya libur 3 hari kemarin saya pulang ke Tegal. Bulan Maret kemarin di media sosial lagi rame-ramenya dengar berita terbentuknya danau baru yaitu danau Beko di Margasari Tegal, bahkan ada yang bilang wisata baru di Tegal, dan denger-dengernya juga bakalan dijadikan tempat wisata oleh pemerintah Kab Tegal, dengan berita tadi saya mencoba untuk dateng melihat langsung seperti apa sih Danau Beko itu??
Yupzz Minggu 5 April kemarin saya kesana bersama saudara saya Vera namanya, hanya dengan menggunakan kendaraan bermotor sekitar 20 menitan dari desaku ( Rajegwesi ) kita bisa sampai ditujuan yaitu Danau Beko, disana kita bertemu dan kenalan dengan 4 anak yang kebetulan sama-sama mau lihat danau Beko juga, 2 perempuan dan 2 laki-laki, namanya Sinta dan Sindi kalau yang laki-laki saya lupa namanya siapa hehe.. Lalu kami berenam sepakat untuk naik ke atas bukit kapur, untuk sampai di atas bukit kapur ditengah danau kita harus melalui penyebrangan danau yang lumayan dangkal hanya dengan kedalaman sepaha orang dewasa dan panjangnya lintasan sekitar 6 meter, dan kita bisa sampai kedarat bukit untuk naik keatas,karena disitu masih asli banget belum ada jembatan penyebarangan, jadi kita butuh perjuangan untuk basah-basahan dengan air kapur, untungnya air ini kelihatannya masih bersih hijau belum ada sampah atau apalah yang biasa terlihat di sungai-sungai yang sudah tercemar, mungkin ini masih baru jadi pemandangan masih asli apa adanya, walau kondisi danau ini masih bebas dikunjungi oleh siapapun juga.
Setelah sesampainya didarat kita berenam naik keatas bukit kapur, dari atas bukit kita bisa melihat pemandangan sawah, danau, hutan serta bukit kapur lainnya, melihat pemandangan alam dari atas tadi berasa lagi menikmati surganya dunia, tak lupa kita untuk ucap syukur tentunya kepada Allah SWT yang sudah menciptakan alam semesta ini beserta isinya, kehijau-hijaunya alam ini membuat kami nyaman diatas bukit, namun karena cuaca minggu pagi itu terang dan panas banget tentunya jadi kalau bisa kita datengnya pas sore aja biar ademan dan ada semilir angin hehe..
Menurut warga sekitar kalau Danau Beko itu terbentuk karena merupakan cekungan bekas penambangan batu kapur oleh warga. Cekungan tersebut terisi oleh air hujan dan lama-kelamaan penuh dan terbentuklah sebuah danau. Danau ini semuanya ada 5 buah dengan bentuk yang berbeda-beda. Danau ini sering digunakan lokasi berenang oleh warga sekitar dan buat foto-foto juga tentunya oleh pengunjung.
Beberapa foto pemandangan alam saya ambil dari atas bukit kapur dan hasilnya bagus juga yahh.. Terbentangnya sawah, danau dengan airnya yang hijau, bukit kapur lainnya yang sebagian berwarna putih karena bekas kerukan, dan bukit yang masih asli dengan ditumbuhi pepohonan hijau, tak lupa juga kami berenam brfoto-foto diatas bukit buat kenangan, karena saking asiknya dengan panas juga hehe.. pakaian yang tadinya basah sewaktu nyebrang tadi sampai-sampai kering tak terasa, setelah puas foto-foto diatas bukit, dan panasnya minggu pagi itu, akhirnya kita turun untuk ngadem, dan pada saat turun juga kita harus menyebrang seperti semula mau naik, melalui danau yang dangkal sembari maenan air kapur.
Tak puas dengan keasikan di Danau Beko kita berenam memutuskan untuk maen lagi, tapi kemana yahh yang ada airnya??? Ahaii kita meluncur ke Waduk Malahayu yukkk??
Okelah setelah dari Danau Beko kita meluncur keWaduk Malahayu yang letaknya lumayan jauh juga dari tempat tinggalku yaitu di Kec. Banjarharjo Kab. Brebes. Menuju kesana kita melalui pedesaan dan persawahan juga, karena kebetulan kemarinnya hujan jadi jalan yang kita lalui becek banget sampai-sampai sepeda motornya harus didorong untuk didaerah yang jalannya becek. Becek-becekan dijalan yang ditengah-tengah sawah tentunya perjuangan ini melebihi pada saat akan naik ke atas bukit Danau Beko, baju dan kaki kita semua penuh dengan lumpur, karena saking kotornya setelah melewati lumpur-lumpur tadi kita cuci kaki di pengairan irigasi sawah, alhasil lumayan bersih juga walau masih ada sedikit lumpur yang menempel dibaju, pengalaman ini justru yang sangat mengesankan karena tak seperti biasanya saya bermain lumpur disawah hehe.. saya dan sinta saling mendorong sepedanya yang terjebak dilumpur, dengan alotnya dan susahnya kami berhasil melalui jalan sawah tadi. Setelah melanjutkan perjalan menuju Waduk Malahayu dan sudah sampai Desa Wanacala Brebes disitu kita berhenti ditengah jalan untuk mendiskusikan apakah perjalanan mau dilanjutkan atau dibatalkan? karena waktu yang sudah siang dan mengingat perjalanan yang lumayan masih jauh juga dan sorenya jam 4 saya harus balik lagi ke Jakarta rasanya tak sampai waktunya, akhirnya setelah beberapa menit kita diskusi keputusannya untuk membatalkan perjalanan, dan balik lagi kerumah, tak ada yang sia-sia dari perjalanan ini walau perjalanannya dibatalkan, karena sangat mengesankan bagiku terutama bermain lumpurnya hehehe..
Jadi kesimpulannya hari ini maen di Danau Beko dan bermain lumpur disawah serta panas-panasan..
Untuk selanjutnya lain waktu kita bisa melanjutkan perjalanan ke Waduk Malahayu dengan waktu yang pas tentunya.
Dan teman-temanku semunya ini ada sedikit cerita lagi, sepulang dari Tegal saya nambah teman.
Oleh-oleh pulang 3 hari ke Tegal foto di Danau Beko dan dapat temen baru Sinta dan Sindi, dilihat dari namanya seperti anak kembar yahh tetapi mereka bukan kembaran lho, hanya kebetulan saja.. :)
Foto-foto sewaktu di Danau Beko :)
Langganan:
Postingan (Atom)





















































